AdminLTELogo
PPIH Kabupaten Kediri
Mohon Tunggu

Do'a

User Image DOA KETIKA MELINTASI MAQAM IBRAHIM

رَبِّ أَدْخِلْنِيْ مُدْخَلَ صِدْقٍ وَأَخْرِجْنِيْ مُخْرَجَ صِدْقٍ وَاجْعَلْ لِيْ مِنْ لَدُنْكَ سُلْطَانًا نَصِيْرًا. وَقُلْ جَاءَ الْحَقُّ وَزَهَقَ الْبَاطِلُ اِنَّ الْبَاطِلَ كَانَ زَهُوْقًا.


Rabbi adkhilnii mudkhala shidqin wa akhrijnii mukhraja shidqin waj’al lii min ladukna sulthaanan nashiiraa. Waqul jaa-al haqqu wazahaqal baathilu innal baathila kaana zahuuqaa.


Artinya: “Ya Tuhanku, masukkanlah kami secara masuk yang benar dan keluarkanlah (pula) kami secara keluar yang benar dan berikanlah kepada kami dari sisi-Mu kekuasaan yang menolong. Dan katakanlah (wahai Muhammad) yang benar telah dating dan yang batil telah lenyap. Sesungguhnya yang batil itu adalah sesuatu yang pasti lenyap.”

User Image DOA SETIAP AWAL PUTARAN SAAT THOWAF

بِسْمِ اللهِ اَللّٰهُ أَكْبَرُ

Bismillaahi allaahu akbar.


Artinya:“Dengan nama Allah, Allah Maha Besar.”

User Image DOA DIANTARA RUKUN YAMANI DAN HAJAR ASWAD

Setiap kali sampai di rukun yamani mengusapnya. kalau tidak mungkin, maka cukup mengangkat tangan sambil mengucap:


بِسْمِ اللهِ اَللّٰهُ أَكْبَرُ.


Bismillaahi walloohu akbar. Artinya: “Dengan nama Allah, Allah Maha Besar.”


Doa diantara rukun yamani dan hajar aswad: 


رَبَّنَا اٰتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً  وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.


Robbanaa aatinaa fiddun-yaa hasanah, wafil-aakhiroti hasanah, waqinaa ‘adzaaban naar.


Artinya: 

"Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka."


Dapat ditambahkan:


وَأَدْخِلْنَا الْجَنَّةَ مَعَ اْلأَبْرَارِ. يَاعَزِيْزُ  يَاغَفَّارُ  يَارَبَّ الْعَالَمِيْنَ. 


Wa adkhilnal jannata ma’al abroor, Yaa ‘aziizu yaa ghoffar, yaa robbal ‘aalamiin.


Artinya: 

“Dan masukkanlah kami ke dalam surga bersama orang-orang yang berbuat baik, wahai Tuhan Yang Maha Perkasa, Maha Pengampun dan Tuhan yang menguasai seluruh alam.”



User Image DOA THOWAF PUTARAN PERTAMA

Dibaca mulai dari hajar Aswad sampai Rukun Yamani:


Saat lurus dengan hajar aswad menghadapkan muka ke hajar aswad, seraya mengangkat tangan kanan dan membaca:


بِسْمِ اللهِ اَللّٰهُ أَكْبَرُ


Bismillaahi Alloohu akbar. Artinya: “Dengan nama Allah, Allah Maha Besar.”

 

Kemudian mengecup tangan kanan, lalu bergerak dengan posisi Ka’bah di sebelah kiri, membaca doa berikut:


سُبْحَانَ اللهِ وَ الْحَمْدُ لِلّٰهِ وَ لاَ إِلٰهَ إِلاَّ اللهُ وَ اللهُ أَكْبَرُ وَ لاَ حَوْلَ وَ لاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ، وَ الصَّلاَةُ وَ السَّلاَمُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ. اَللّٰهُمَّ إِيْمَانًا بِكَ وَ تَصْدِيْقًا بِكِتَابِكَ وَ وَفَاءً بِعَهْدِكَ وَ اتِّبَاعًا لِسُنَّةِ نَبِيِّكَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ. اَللّٰهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَ الْعَافِيَةَ وَ الْمُعَافَاةَ الدَّائِمَةَ فِى الدِّيْنِ وَ الدُّنْيَا وَ اْلآخِرَةِ وَ الْفَوْزَ بِالْجَنَّةِ وَ النَّجَاةَ مِنَ النَّارِ.


Subhaanalloohi walhamdulillaahi walaa ilaaha illalloohu walloohu akbar, walaa haula walaa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil ‘azhiim. wash-sholaatu was-salaamu ‘alaa rasuulillaahi, shollalloohu ‘alaihi wasallam. Alloohumma iimaanan bika watashdiiqan bikitaabika wawafaa-an bi’ahdika wattibaa’an lisunnati nabiyyika Muhammadin shollalloohu ‘alaihi wasallam. Alloohumma innaa nas-alukal ‘afwa wal-‘aafiyata wal-mu’aafaatad daa-imata fiddiini waddun-yaa wal-aakhiroh, wal-fauza bil-jannati wan-najaata minan naar.


Artinya: 

“Maha suci Allah, segala puji bagi Allah, tidak ada Tuhan selain Allah, Allah Maha Besar. Tiada daya (untuk memperoleh manfaat) dan tiada kemampuan (untuk menolak bahaya) kecuali dengan pertolongan Allah Yang Maha Mulia dan Maha Agung. Shalawat dan salam bagi Rasulullah SAW. Ya Allah, kami thawaf ini karena beriman kepada-Mu, membenarkan kitab-Mu dan memenuhi janji-Mu dan mengikuti sunnah Nabi-Mu Muhammad SAW. Ya Allah, sesungguhnya kami mohon kepada-Mu ampunan, kesehatan dan perlindungan yang kekal dalam menjalankan agama, di dunia dan di akhirat dan beruntung memperoleh surga dan terhindar dari siksa neraka.”


Setiap kali sampai di rukun yamani mengusapnya. kalau tidak mungkin, maka cukup mengangkat tangan sambil mengucap:


بِسْمِ اللهِ اَللّٰهُ أَكْبَرُ.


Bismillaahi walloohu akbar. Artinya: “Dengan nama Allah, Allah Maha Besar.”


Doa diantara rukun yamani dan hajar aswad: 


رَبَّنَا اٰتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً  وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.


Robbanaa aatinaa fiddun-yaa hasanah, wafil-aakhiroti hasanah, waqinaa ‘adzaaban naar.


Artinya: 

"Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka."


Dapat ditambahkan:


وَأَدْخِلْنَا الْجَنَّةَ مَعَ اْلأَبْرَارِ. يَاعَزِيْزُ  يَاغَفَّارُ  يَارَبَّ الْعَالَمِيْنَ. 


Wa adkhilnal jannata ma’al abroor, Yaa ‘aziizu yaa ghoffar, yaa robbal ‘aalamiin.


Artinya: 

“Dan masukkanlah kami ke dalam surga bersama orang-orang yang berbuat baik, wahai Tuhan Yang Maha Perkasa, Maha Pengampun dan Tuhan yang menguasai seluruh alam.”

User Image DOA THOWAF PUTARAN KEDUA

Dibaca mulai dari hajar Aswad sampai Rukun Yamani:


Saat lurus dengan hajar aswad menghadapkan muka ke hajar aswad, seraya mengangkat tangan kanan dan membaca:


بِسْمِ اللهِ اَللّٰهُ أَكْبَرُ


Bismillaahi Alloohu akbar. Artinya: “Dengan nama Allah, Allah Maha Besar.”

 

Kemudian mengecup tangan kanan, lalu bergerak dengan posisi Ka’bah di sebelah kiri, membaca doa berikut:


اَللّٰهُمَّ إِنَّ هَذَا الْبَيْتَ بَيْتُكَ وَ الْحَرَمَ حَرَمُكَ وَ اْلأَمْنَ أَمْنُكَ وَ الْعِبَادَ عِبَادُكَ وَ نَحْنُ عِبَادُكَ وَ أَبْنَاءُ عِبَادِكَ وَ هَذَا مَقَامُ الْعَائِذِ بِكَ مِنَ النَّارِ فَحَرِّمْ لُحُوْمَنَا وَ بَشَرَتَنَا عَلَى النَّارِ. اَللّٰهُمَّ حَبِّبْ إِلَيْنَا اْلإِيْمَانَ وَ زَيِّنْهُ فِيْ قُلُوْبِنَا وَ كَرِّهْ إِلَيْنَا الْكُفْرَ وَ الْفُسُوْقَ وَ الْعِصْيَانَ وَ اجْعَلْنَا مِنَ الرَّاشِدِيْنَ. اَللّٰهُمَّ قِنَا عَذَابَكَ يَوْمَ تَبْعَثُ عِبَادَكَ، اَللّٰهُمَّ ارْزُقْنَا الْجَنَّةَ بِغَيْرِ حِسَابٍ.


Alloohumma inna haadzal baita baituka wal-haroma haromuka wal-amna amnuka wal-‘ibaada ‘ibaaduka wa nahnu ‘ibaaduka wa abnaa-u ‘ibaadika wahaadzaa maqoomul ‘aa-idzi bika minan naar, faharrim luhuumanaa wabasyarotanaa ‘alan naar. Alloohumma habbib ilainal iimaana wazayyinhu fii quluubinaa wakarrih ilainal kufro wal-fusuuqo wal-‘ishyaan, waj’alnaa minar roosyidiin. Alloohumma qinaa ‘adzaabaka yauma tab’atsu ‘ibaadaka, Alloohummarzuqnal jannata bighairi hisaab. 


Artinya: 

“Ya Allah, sesungguhnya Bait ini rumah-Mu, tanah mulia ini tanah-Mu, negeri aman ini negeri-Mu, hamba ini hamba-Mu anak dari hamba-Mu, dan tempat ini adalah tempat orang berlindung pada-Mu dari siksa neraka, maka haramkanlah daging dan kulit kami dari siksa neraka. Ya Allah, cintakanlah kami pada iman dan biarkanlah ia menghias hati kami, tanamkanlah kebencian pada diri kami pada perbuatan kufur, fasiq, maksiat dan durhaka serta masukkanlah kami dalam golongan orang yang mendapat petunjuk. Ya Allah, lindungilah kami dari azab-Mu di hari Engkau kelak membangkitkan hamba-hamba-Mu. Ya Allah anugerahkanlah surga kepada kami tanpa hisab.”


Setiap kali sampai di rukun yamani mengusapnya. kalau tidak mungkin, maka cukup mengangkat tangan sambil mengucap:


بِسْمِ اللهِ اَللّٰهُ أَكْبَرُ.


Bismillaahi walloohu akbar. Artinya: “Dengan nama Allah, Allah Maha Besar.”


Doa diantara rukun yamani dan hajar aswad: 


رَبَّنَا اٰتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً  وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.


Robbanaa aatinaa fiddun-yaa hasanah, wafil-aakhiroti hasanah, waqinaa ‘adzaaban naar.


Artinya: 

"Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka."


Dapat ditambahkan:


وَأَدْخِلْنَا الْجَنَّةَ مَعَ اْلأَبْرَارِ. يَاعَزِيْزُ  يَاغَفَّارُ  يَارَبَّ الْعَالَمِيْنَ. 


Wa adkhilnal jannata ma’al abroor, Yaa ‘aziizu yaa ghoffar, yaa robbal ‘aalamiin.


Artinya: 

“Dan masukkanlah kami ke dalam surga bersama orang-orang yang berbuat baik, wahai Tuhan Yang Maha Perkasa, Maha Pengampun dan Tuhan yang menguasai seluruh alam.”