AdminLTELogo
PPIH Kabupaten Kediri
Mohon Tunggu

Do'a

User Image DOA THOWAF PUTARAN KETIGA

Dibaca mulai dari hajar Aswad sampai Rukun Yamani:


Saat lurus dengan hajar aswad menghadapkan muka ke hajar aswad, seraya mengangkat tangan kanan dan membaca:


بِسْمِ اللهِ اَللّٰهُ أَكْبَرُ


Bismillaahi Alloohu akbar. Artinya: “Dengan nama Allah, Allah Maha Besar.”

 

Kemudian mengecup tangan kanan, lalu bergerak dengan posisi Ka’bah di sebelah kiri, membaca doa berikut:


اَللّٰهُمَّ إِنَّا نَعُوْذُ بِكَ مِنَ الشَّكِّ وَ الشِّرْكِ وَ الشِّقَاقِ وَ النِّفَاقِ وَ سُوْءِ اْلأَخْلاَقِ وَ سُوْءِ الْمَنْظَرِ وَ الْمُنْقَلَبِ فِى الْمَالِ وَ اْلأَهْلِ وَ الْوَلَدِ. اَللّٰهُمَّ اِنَّا نَسْأَلُكَ رِضَاكَ وَ الْجَنَّةَ وَ نَعُوْذُ بِكَ مِنْ سَخَطِكَ وَ النَّارِ. اَللّٰهُمَّ إِنَّا نَعُوْذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْقَبْرِ وَ نَعُوْذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَ الْمَمَاتِ.


Alloohumma innaa na’uudzu bika minasy syakki wasy-syirki wasy-syiqooqi wan-nifaaqi wasuu-il akhlaaqi wasuu-il manzhori wal-munqolabi fil-maali wal-ahli wal-walad. Alloohumma innaa nas-aluka ridhooka wal-jannata wana’uudzu bika min sakhothika wan-naar. Alloohumma innaa na’uudzu bika min fitnatil qobri wa a’uudzu bika min fitnatil mahyaa wal-mamaat.


Artinya: 

“Ya Allah, kami berlindung kepada-Mu dari keraguan, syirik, percekcokan, kemunafikan, buruk budi pekerti dan penampilan dan kepulangan yang jelek dalam hubungan dengan harta benda, keluarga dan anak-anak. Ya Allah, sesungguhnya kami mohon kepada-Mu keridhaan-Mu dan surga. Dan kami berlindung pada-Mu daripada murka-Mu dan siksa neraka. Ya Allah, kami berlindung pada-Mu dari fitnah kubur, dan kami berlindung pada-Mu dari fitnah kehidupan dan derita kematian.”


Setiap kali sampai di rukun yamani mengusapnya. kalau tidak mungkin, maka cukup mengangkat tangan sambil mengucap:


بِسْمِ اللهِ اَللّٰهُ أَكْبَرُ.


Bismillaahi walloohu akbar. Artinya: “Dengan nama Allah, Allah Maha Besar.”


Doa diantara rukun yamani dan hajar aswad: 


رَبَّنَا اٰتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً  وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.


Robbanaa aatinaa fiddun-yaa hasanah, wafil-aakhiroti hasanah, waqinaa ‘adzaaban naar.


Artinya: 

"Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka."


Dapat ditambahkan:


وَأَدْخِلْنَا الْجَنَّةَ مَعَ اْلأَبْرَارِ. يَاعَزِيْزُ  يَاغَفَّارُ  يَارَبَّ الْعَالَمِيْنَ. 


Wa adkhilnal jannata ma’al abroor, Yaa ‘aziizu yaa ghoffar, yaa robbal ‘aalamiin.


Artinya: 

“Dan masukkanlah kami ke dalam surga bersama orang-orang yang berbuat baik, wahai Tuhan Yang Maha Perkasa, Maha Pengampun dan Tuhan yang menguasai seluruh alam.”

User Image DOA THOWAF PUTARAN KEEMPAT

Dibaca mulai dari hajar Aswad sampai Rukun Yamani:


Saat lurus dengan hajar aswad menghadapkan muka ke hajar aswad, seraya mengangkat tangan kanan dan membaca:


بِسْمِ اللهِ اَللّٰهُ أَكْبَرُ


Bismillaahi Alloohu akbar. Artinya: “Dengan nama Allah, Allah Maha Besar.”

 

Kemudian mengecup tangan kanan, lalu bergerak dengan posisi Ka’bah di sebelah kiri, membaca doa berikut:


اَللّٰهُمَّ اجْعَلْهُ حَجًّا مَبْرُوْرًا وَسَعْيًا مَشْكُوْرًا وَ ذَنْبًا مَغْفُوْرًا وَ عَمَلاً صَالِحًا مَقْبُوْلاً وَ تِجَارَةً لَنْ تَبُوْرَ. يَا عَالِمَ مَا فِى الصُّدُوْرِ، أَخْرِجْنَا يَا اَللّٰهُ مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّوْرِ. اَللّٰهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ مُوْجِبَاتِ رَحْمَتِكَ وَ عَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ وَ السَّلاَمَةَ مِنْ كُلِّ إِثْمٍ وَ الْغَنِيْمَةَ مِنْ كُلِّ بِرٍّ وَ الْفَوْزَ بِالْجَنَّةِ وَ النَّجَاةَ مِنَ النَّارِ. رَبَّنَا قَنِّعْنَا بِمَا رَزَقْتَنَا وَ بَارِكْ لَنَا فِيْمَا أَعْطَيْتَنَا وَ اخْلُفْ عَلَيْنَا كُلَّ غَائِبَةٍ لَنَا مِنْكَ بِخَيْرٍ.


Alloohummaj’alhu hajjan mabruuroo, wasa’yan masykuuroo, wadzanban maghfuuroo, wa’amalan shoolihan maqbuulaa, watijaarotan lan tabuur, Yaa ‘aalima maa fish-shuduur, akhrijnaa ya Allooh, minazh zhulumaati ilan nuur. Alloohumma innaa nas-aluka muujibaati rohmatika wa ‘azaa-ima maghfirotik, was-salaamata min kulli itsmin, wal-ghaniimata min kulli birrin, wal-fauza biljannati wan-najaata minan naar. Robbanaa qonni’naa bimaa rozaqtanaa wabaarik lanaa fiimaa a’thoitanaa wakhluf ‘alaynaa kulla ghoo-ibatin lanaa minka bikhaiir.


Artinya: 

“Ya Allah, karuniakanlah haji yang mabrur, sa’i yang diterima, dosa yang diampuni, amal yang saleh yang diterima dan usaha yang tidak akan mengalami rugi. Wahai Tuhan Yang Maha Mengetahui apa-apa yang terkandung dalam hati sanubari. Keluarkanlah kami dari kegelapan ke cahaya yang terang benderang. Ya Allah kami mohon kepada-Mu segala hal yang mendatangkan rahmat-Mu dan keteguhan ampunan-Mu, selamat dari segala dosa dan beruntung dengan mendapat berbagai kebaikan, beruntung memperoleh surga, terhindar dari siksa neraka. Tuhan kami, puaskanlah kami dengan anugerah yang telah Engkau berikan, berkatilah untuk kami atas semua yang Engkau anugerahkan kepada kami dan gantilah apa-apa yang ghaib dari pandangan kami dengan kebajikan darimu.”


Setiap kali sampai di rukun yamani mengusapnya. kalau tidak mungkin, maka cukup mengangkat tangan sambil mengucap:


بِسْمِ اللهِ اَللّٰهُ أَكْبَرُ.


Bismillaahi walloohu akbar. Artinya: “Dengan nama Allah, Allah Maha Besar.”


Doa diantara rukun yamani dan hajar aswad: 


رَبَّنَا اٰتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً  وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.


Robbanaa aatinaa fiddun-yaa hasanah, wafil-aakhiroti hasanah, waqinaa ‘adzaaban naar.


Artinya: 

"Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka."


Dapat ditambahkan:


وَأَدْخِلْنَا الْجَنَّةَ مَعَ اْلأَبْرَارِ. يَاعَزِيْزُ  يَاغَفَّارُ  يَارَبَّ الْعَالَمِيْنَ. 


Wa adkhilnal jannata ma’al abroor, Yaa ‘aziizu yaa ghoffar, yaa robbal ‘aalamiin.


Artinya: 

“Dan masukkanlah kami ke dalam surga bersama orang-orang yang berbuat baik, wahai Tuhan Yang Maha Perkasa, Maha Pengampun dan Tuhan yang menguasai seluruh alam.”

User Image DOA THOWAF PUTARAN KELIMA

Dibaca mulai dari hajar Aswad sampai Rukun Yamani:


Saat lurus dengan hajar aswad menghadapkan muka ke hajar aswad, seraya mengangkat tangan kanan dan membaca:


بِسْمِ اللهِ اَللّٰهُ أَكْبَرُ


Bismillaahi Alloohu akbar. Artinya: “Dengan nama Allah, Allah Maha Besar.”

 

Kemudian mengecup tangan kanan, lalu bergerak dengan posisi Ka’bah di sebelah kiri, membaca doa berikut:


اَللّٰهُمَّ أَظِلَّنَا تَحْتَ ظِلِّ عَرْشِكَ يَوْمَ لاَ ظِلَّ إِلاَّ ظِلُّكَ وَ لاَ بَاقِيَ إِلاَّ وَجْهُكَ وَ أَسْقِنَا مِنْ حَوْضِ نَبِيِّكَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ شُرْبَةً هَنِيْئَةً مَرِيْئَةً لاَ نَظْمَأُ بَعْدَهَا أَبَدًا. اَللّٰهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِ مَا سَأَلَكَ مِنْهُ نَبِيُّكَ مُحَمَّدٌ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ وَ نَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا اسْتَعَاذَكَ مِنْهُ نَبِيُّكَ مُحَمَّدٌ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ. اَللّٰهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ الْجَنَّةَ وَ نَعِيْمَهَا وَ مَا يُقَرِّبُنَا إِلَيْهَا مِنْ قَوْلٍ أَوْ فِعْلٍ أَوْ عَمَلٍ وَ نَعُوْذُ بِكَ مِنَ النَّارِ وَ مَا يُقَرِّبُنَا إِلَيْهَا مِنْ قَوْلٍ أَوْ فِعْلٍ أَوْ عَمَلٍ.


Alloohumma azhillanaa tahta zhilli ‘arsyika yauma laa zhilla illaa zhilluka walaa baaqiya illaa wajhuka wa asqinaa min haudhi nabiyyika Muhammadin shollalloohu ‘alaihi wasallam, syurbatan hanii’atan marii-atan laa nazhma’u ba’dahaa abadaa. Alloohumma innaa nas-aluka min khairi maa sa-alaka minhu nabiyyuka Muhammadun shollalloohu ‘alaihi wasallam, wa-na’uudzu bika min syarri masta’aadzaka minhu nabiyyuka Muhammadun shollalloohu ‘alaihi wasallam. Alloohumma innaa nas-alukal jannata wana’iimahaa wamaa yuqorribunaa ilaihaa min qaulin au fi’lin au ‘amalin, wa-na’uudzu bika minan naari wamaa yuqorribunaa ilaihaa min qaulin au fi’lin au ‘amalin.


Artinya: 

“Ya Allah, lindungilah kami di bawah naungan singgasana-Mu pada hari yang tidak ada naungan selain naungan-Mu, dan tidak ada yang kekal kecuali Zat-Mu, dan berilah kami minuman dari telaga Nabi Muhammad SAW dengan suatu minuman yang lezat, segar dan nyaman, sesudah itu kami tidak akan haus untuk selamanya. Ya Allah, kami mohon pada-Mu kebaikan yang dimohonkan oleh nabi-Mu Muhammad SAW dan kami berlindung pada-Mu dari kejahatan yang dimintakan perlindungan oleh Nabi-Mu Muhammad SAW. Ya Allah, kami mohon pada-Mu surga serta nikmatnya dan apapun yang dapat mendekatkan kami kepadanya baik ucapan, maupun amal perbuatan dan kami berlindung pada-Mu dari neraka serta apapun yang mendekatkan kami kepadanya baik ucapan ataupun amal perbuatan.”


Setiap kali sampai di rukun yamani mengusapnya. kalau tidak mungkin, maka cukup mengangkat tangan sambil mengucap:


بِسْمِ اللهِ اَللّٰهُ أَكْبَرُ.


Bismillaahi walloohu akbar. Artinya: “Dengan nama Allah, Allah Maha Besar.”


Doa diantara rukun yamani dan hajar aswad: 


رَبَّنَا اٰتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً  وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.


Robbanaa aatinaa fiddun-yaa hasanah, wafil-aakhiroti hasanah, waqinaa ‘adzaaban naar.


Artinya: 

"Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka."


Dapat ditambahkan:


وَأَدْخِلْنَا الْجَنَّةَ مَعَ اْلأَبْرَارِ. يَاعَزِيْزُ  يَاغَفَّارُ  يَارَبَّ الْعَالَمِيْنَ. 


Wa adkhilnal jannata ma’al abroor, Yaa ‘aziizu yaa ghoffar, yaa robbal ‘aalamiin.


Artinya: 

“Dan masukkanlah kami ke dalam surga bersama orang-orang yang berbuat baik, wahai Tuhan Yang Maha Perkasa, Maha Pengampun dan Tuhan yang menguasai seluruh alam.”

User Image DOA THOWAF PUTARAN KEENAM

Dibaca mulai dari hajar Aswad sampai Rukun Yamani:


Saat lurus dengan hajar aswad menghadapkan muka ke hajar aswad, seraya mengangkat tangan kanan dan membaca:


بِسْمِ اللهِ اَللّٰهُ أَكْبَرُ


Bismillaahi Alloohu akbar. Artinya: “Dengan nama Allah, Allah Maha Besar.”

 

Kemudian mengecup tangan kanan, lalu bergerak dengan posisi Ka’bah di sebelah kiri, membaca doa berikut:


اَللّٰهُمَّ إِنَّ لَكَ عَلَيْنَا حُقُوْقًا كَثِيْرَةً فِيْمَا بَيْنَنَا وَ بَيْنَكَ وَ حُقُوْقًا كَثِيْرَةً فِيْمَا بَيْنَنَا وَ بَيْنَ خَلْقِكَ. اَللّٰهُمَّ مَا كَانَ لَكَ مِنْهَا فَاغْفِرْهُ لَنَا وَ مَا كَانَ لِخَلْقِكَ فَتَحَمَّلْهُ عَنَّا وَ أَغْنِنَا بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَ بِطَاعَتِكَ عَنْ مَعْصِيَتِكَ وَ بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ يَا وَاسِعَ الْمَغْفِرَةِ. اَللّٰهُمَّ إِنَّ بَيْتَكَ عَظِيْمٌ وَ وَجْهَكَ كَرِيْمٌ وَ أَنْتَ يَا اَللّٰهُ حَلِيْمٌ كَرِيْمٌ عَظِيْمٌ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنَّا.


Alloohumma inna laka ‘alaynaa huquuqon katsiiratan fiimaa bainanaa wabainaka, wahuquuqon katsiiratan fiimaa bainanaa wabaina kholqika. Alloohumma maa kaana laka minhaa faghfirhu lanaa wamaa kaana likholqika fatahammalhu ‘annaa wa aghninaa bihalaalika ‘an haroomika wa bithoo’atika ‘an ma’shiyatika wabifadhlika ‘amman siwaaka yaa waasi’al maghfiroh. Alloohumma inna baitaka ‘azhiimun wawajhaka kariimun wa anta yaa Alloohu haliimun kariimun ‘azhiimun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annaa.


Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya Engkau mempunyai hak kepada kami banyak sekali dalam hubungan kami dengan Engkau. Dan Engkau juga mempunyai hak banyak sekali dalam hubungan kami dengan makhluk-Mu. Ya Allah, apa yang menjadi hak-Mu kepada kami, maka ampunilah diri kami. Dan apa saja yang menjadi hak-Mu kepada makhluk-Mu maka tanggunglah dari kami, cukupkanlah kami dengan rizki-Mu yang halal, terhindar daripada yang haram, dengan taat kepada-Mu terhindar dari kemaksiatan, dan dengan anugerah-Mu terhindar daripada mengharapkan dari orang lain selain dari pada-Mu, wahai Tuhan Yang Maha pengampun. Ya Allah, sesungguhnya rumah-Mu (Baitullah) ini agung. Zat-Mu pun mulia, Engkau Maha penyabar, Maha Pemurah, Maha Agung yang sangat suka memberi ampun, maka ampunilah kami.”


Setiap kali sampai di rukun yamani mengusapnya. kalau tidak mungkin, maka cukup mengangkat tangan sambil mengucap:


بِسْمِ اللهِ اَللّٰهُ أَكْبَرُ.


Bismillaahi walloohu akbar. Artinya: “Dengan nama Allah, Allah Maha Besar.”


Doa diantara rukun yamani dan hajar aswad: 


رَبَّنَا اٰتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً  وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.


Robbanaa aatinaa fiddun-yaa hasanah, wafil-aakhiroti hasanah, waqinaa ‘adzaaban naar.


Artinya: 

"Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka."


Dapat ditambahkan:


وَأَدْخِلْنَا الْجَنَّةَ مَعَ اْلأَبْرَارِ. يَاعَزِيْزُ  يَاغَفَّارُ  يَارَبَّ الْعَالَمِيْنَ. 


Wa adkhilnal jannata ma’al abroor, Yaa ‘aziizu yaa ghoffar, yaa robbal ‘aalamiin.


Artinya: 

“Dan masukkanlah kami ke dalam surga bersama orang-orang yang berbuat baik, wahai Tuhan Yang Maha Perkasa, Maha Pengampun dan Tuhan yang menguasai seluruh alam.”

User Image DOA THOWAF PUTARAN KETUJUH

Dibaca mulai dari hajar Aswad sampai Rukun Yamani:


Saat lurus dengan hajar aswad menghadapkan muka ke hajar aswad, seraya mengangkat tangan kanan dan membaca:


بِسْمِ اللهِ اَللّٰهُ أَكْبَرُ


Bismillaahi Alloohu akbar. Artinya: “Dengan nama Allah, Allah Maha Besar.”

 

Kemudian mengecup tangan kanan, lalu bergerak dengan posisi Ka’bah di sebelah kiri, membaca doa berikut:


اَللّٰهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ إِيْمَانًا كَامِلاً وَ يَقِيْنًا صَادِقًا وَ رِزْقًا وَاسِعًا حَلاَلاً طَيِّبًا وَ قَلْبًا خَاشِعًا وَ لِسَانًا ذَاكِرًا وَ تَوْبَةً نَصُوْحًا وَ تَوْبَةً قَبْلَ الْمَوْتِ وَ رَاحَةً عِنْدَ الْمَوْتِ وَ مَغْفِرَةً وَ رَحْمَةً بَعْدَ الْمَوْتِ، وَ الْعَفْوَ عِنْدَ الْحِسَابِ وَ الْفَوْزَ بِالْجَنَّةِ وَ النَّجَاةَ مِنَ النَّارِ بِرَحْمَتِكَ يَا عَزِيْزُ يَا غَفَّارُ. رَبَّنَا زِدْنَا عِلْمًا وَ أَلْحِقْنَا بِالصَّالِحِيْنَ.


Alloohumma innaa nas-aluka iimaanan kaamilaa, wayaqiinan shoodiqoo, warizqon waasi’aa, halalan thayyibaa, waqolban khoosyi’aa, walisaanan dzaakiroo, wataubatan nashuuhaa,  wataubatan qoblal mauut, waraahatan ‘indal mauut, wamaghfirotan warohmatan ba’dal mauut, wal-‘afwa ‘indal hisaabi wal-fauza bil-jannati wan-najaata minan naar, birahmatika yaa ‘aziizu yaa ghoffaar. Robbanaa zidnaa ‘ilman wa-alhiqnaa bish-shoolihiin.


Artinya: 

“Ya Allah, kami mohon pada-Mu iman yang sempurna, keyakinan yang benar, rizki yang luas, yang halal dan baik, hati yang khusyu’, lidah yang selalu berdzikir (menyebut nama Allah), taubat yang diterima dan taubat sebelum mati, keampunan dan rahmat sesudah mati, keampunan ketika dihisab, keberuntungan memperoleh surga dan terhindar dari neraka dengan rahmat kasih sayang-Mu, wahai Tuhan Yamg maha Perkasa, Yang Maha Pengampun. Tuhan kami, berilah kami tambahan ilmu pengetahuan dan gabungkanlah kami ke dalam golongan orang-orang yang saleh.”


Setiap kali sampai di rukun yamani mengusapnya. kalau tidak mungkin, maka cukup mengangkat tangan sambil mengucap:


بِسْمِ اللهِ اَللّٰهُ أَكْبَرُ.


Bismillaahi walloohu akbar. Artinya: “Dengan nama Allah, Allah Maha Besar.”


Doa diantara rukun yamani dan hajar aswad: 


رَبَّنَا اٰتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً  وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.


Robbanaa aatinaa fiddun-yaa hasanah, wafil-aakhiroti hasanah, waqinaa ‘adzaaban naar.


Artinya: 

"Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka."


Dapat ditambahkan:


وَأَدْخِلْنَا الْجَنَّةَ مَعَ اْلأَبْرَارِ. يَاعَزِيْزُ  يَاغَفَّارُ  يَارَبَّ الْعَالَمِيْنَ. 


Wa adkhilnal jannata ma’al abroor, Yaa ‘aziizu yaa ghoffar, yaa robbal ‘aalamiin.


Artinya: 

“Dan masukkanlah kami ke dalam surga bersama orang-orang yang berbuat baik, wahai Tuhan Yang Maha Perkasa, Maha Pengampun dan Tuhan yang menguasai seluruh alam.”